Rabu, 28 November 2012

daya ingat manusia


 

Kemampuan Otak Manusia


Daya ingat melemah seperti dirasakan banyak orang, sebenarnya bukan karena faktor usia yang semakin menua. Daya ingat sebenarnya bisa di lipat gandakan dari kemampuan yang dimiliki seseorang saat ini, dengan cara-cara yang tepat.

Kemampuan otak manusia yang diberdayakan baru sekitar 10 persen dari kemampuan sesungguhnya yang luar biasa dan ajaib.
Membandingkan dengan otak lebah yang memiliki sekitar 7.000 sel otak, sudah mampu membuat sejumlah keajaiban dan hal-hal yang luar biasa dahsyat, otak manusia yang memiliki satu triliun sel otak terdiri dari 100 miliar sel aktif dan 900 miliar sel yang menghubungkannya,

Seorang Einstein, ilmuwan di penghujung abad ke-20, menurut dia, hanya memanfaatkan kurang dari 10 persen dari potensi otaknya. Itulah gambaran potensi otak manusia yang sudah digunakan, dan masih sangat besar untuk bisa kita optimalkan. Potensi otak manusia memang sungguh dahsyat.


Otak secara keseluruhan terbentuk dari jaringan berpola laba-laba yang mengagumkan yang saling berhubungan.
Sekarang, pertimbangkan sejumlah hubungan yang dilakukan oleh ribuan tonjolan kesepuluh sampai lima belas milyar sel otak atau lebih ...! Perhitungan inilah yang telah meyakinkan para ilmuwan bahwa manusia normal baru menggunakan otaknya kurang dari satu persen ! Ini jugalah yang meyakinkan para ilmuwan bahwa otak adalah sebuah maha komputer !



Jika anda seorang ahli matematika dan anda mencoba menghitung jumlah hubungan antara masing-masing tonjolan tentakel yang terdiri atas sepuluh milyar sel otak pada otak tingkatan rata-rata, maka anda akan menghadapi suatu jumlah yang maha besar. Hubungan inilah yang membentuk "pertalian" antara potongan-potongan informasi dan pengetahuan yang secara utuh membentuk apa yang disebut dengan kecerdasan manusia.

Setiap saat seseorang belajar sesuatu, mengingat sesuatu, mengalami sesuatu - pertalian terbentuk antara tonjolan-tonjolan tersebut, sehingga sepanjang kehidupan seseorang, jutaan hubungan ini membentuk penggunaan otak masing-masing individu. Jumlah sel otak atau neuron yang berjumlah antara 10 hingga 15 milyar itu bukan alat untuk menunjukkan intelektualitas seseorang, tetapi justru bisa dilihat bagaimana tonjolan-tonjolan yang tumbuh dari tentakel saling berhubungan. Setiap tonjolan dihubungkan kepaling tidak satu sel lain, dengan demikian membentuk pola hubungan didalam otak.

Inilah kiranya secara sederhana sebuah gambaran mengenai bagaimana pikiran berfungsi.
Kita diberi tahu bahwa hubungan vital antar ribuan tonjolan setiap tentakel terjadi sebagai akibat dari apa yang disebut getaran elektrik (elektrokimia) yang terjadi setiap saat pikiran digunakan. Kita menyebutnya sebagai proses berpikir, dan pada tingkat berpikir yang lebih lanjut disebut berkonsentrasi.

Semakin kita berpikir maka semakin banyak kita menggunakan otak kita. Dan bila semakin banyak kita menggunakan otak kita, maka akan lebih baik dilihat dari sudut menciptakan tambahan intelejensia. Demikian juga semakin kita berkonsentrasi, semakin kita memperbaiki penggunaan otak kita.

Seharusnya tidak mengherankan bahwa para intelektual, guru, kaum professional dan sebagainya - (yaitu orang-orang yang berhasil) - adalah siapa saja yang telah berhasil dalam menggunakan otaknya sampai tingkat tertentu yang lebih tinggi daripada orang-orang biasa.

Oleh karena itu, kunci untuk membuka intelegensia adalah sederhana ... gunakan otak anda sebanyak dan sesering yang bisa anda lakukan !
Cara sederhana yang bisa anda kerjakan adalah melakukan sedikit usaha. Tidaklah memerlukan usaha phisik yang berat untuk menggunakan otak.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda